Wednesday, April 4, 2007

My first step to follow Jesus

9 Peserta "Staff Formation"(2006-2008)
Outreach di Selandia Baru(2005)

Sel Group (2002)


Salam kasih dan damai dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus,

Saya berharap dan berdoa anda dalam keadaan yang luar biasa saat ini.

Pertama- tama perkenankan saya untuk memperkenalkan diri, nama saya Ignatius Erwin Tanumiharja. Saya biasa dipanggil oleh sahabat-sahabat saya dengan nama Erwin

Perjalanan saya sebagai pelayan Tuhan dimulai pada tahun 1999 ketika saya bergabung dengan Persekutuan Doa Bina Nusantara, dan secara khusus melayani di bidang puji-pujian, dan juga ketua sel group pria apabila kami menyelenggarakan Seminar Hidup Baru.

Dan semenjak tahun 2002, ketika saya menyelesaikan pendidikan saya di Universitas Bina Nusantara dan mulai bekerja, saya bergabung dalam Komunitas Keluarga Kudus Allah(KKKA) yang di pimpin oleh Bapak Wimpie Santoso, dan secara khusus juga melayani di bidang puji-pujian.

Pada tahun 2005 saya merasa bahwa Tuhan memanggil saya secara pribadi untuk menjalani hidup untuk mengikutiNYA secara radical dan saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti dan menyelesaikan program sekolah penginjilan dengan tinggal bersama selama 4 bulan yang diadakan oleh Institute for Wold Evangelisation(ICPE) Selandia baru.
Didalam sekolah ini saya belajar tentang hidup berkomunitas yang mengubah gaya dan sikap hidup saya. Saya merasakan sukacita yang luar biasa dalam mewartakan kabar suka cita Tuhan kepada orang lain, dan juga melihat janji Tuhan terpenuhi dalam hidup saya.

Seperti Santo Petrus yang mengambil langkah iman untuk berjalan di atas air saat ini saya melangkah dalam iman dalam melayani Tuhan di dalam Staff Formation yang diadakan oleh ICPE Mission di Manila, Filipina selama 2 tahun(2006-2008). Staff formation bertujuan membentuk orang-orang untuk menjadi missionaris awam di dalam ICPE. Fokus utama dari pembentukan ini bukan hanya menerima pengetahuan namun juga bertumbuh dan diubahkan serupa dengan Kristus di dalam hidup berkomunitas.

Sampai saat ini saya percaya akan panggilan Tuhan di dalam hidup saya, sebagai seorang misionaris awam katolik. Dan untuk tetap berpegang teguh didalam iman, pengharapan dan kasih dengan rendah hati saya membutuhkan dukungan kalian semua.

Kiranya melalui pemberian waktu, talenta dan harta kita menjadi persembahan yang berkenan bagi kemuliaan Tuhan dan Tuhan melipatgandakannya bagi sesama kita di seluruh muka bumi ini. Tuhan memberkati!

Tuesday, August 8, 2006

Korea Outreach

Retret untuk mahasiswa/i


Salvation House


Conference


Salam untuk sahabat-sahabat yang mendukung saya didalam menjalankan misi.


Pada bulan july 2006 Kami ICPE dari 4 base (German, Philippines, New Zealand dan Indonesia) yang berbeda berkumpul bersama dalam rangka Korea Outreach, khususnya Kkottongnae Outreach( http://www.flower-vill.com/ ) dan Holy Spirit Conference of World Youth in Kkottongnae ( http://www.hcwy.org/ ) selama 2 minggu.

Kami ICPE Philippines dalam rangka memenuhi undangan dari Kkottongnae mengadakan 2 retret bagi Volunteer works dan mahasiswa/i dari Kkottongnae Hyundo Social Welfare University.

Dari 1 hari retret("kembali ke mata air") untuk para Volunteer Works sungguh membawa semangat baru bagi mereka untuk terus melayani sesama yang membutuhkan,bukan dengan keperkasaan maupun kekuatan melainkan dengan Roh-Ku,firman Tuhan Semesta alam.

Dan dari 2 hari Retret("inner healling") untuk para mahasiswa/i sungguh membawa perubahan yang sungguh dapat kita lihat dari wajah2 mereka ^_^ semua dari mereka belajar dan beberapa mulai bekerja sebagai pekerja sosial yang juga melayani Tuhan, dan banyak dari orang tua mereka beranggapan bahwa apa yang mereka pelajari dan lakukan saat ini tidaklah ada gunanya bagi masa depan mereka. Dan sungguh sebagai anak-anak asia yang sangat menghormati orang tua hal-hal seperti ini sangatlah membebani mereka. and good news "God really showed what He wanted to do in their lives" Tuhan sungguh membawa semangat baru bagi mereka dan semua dari mereka merasa terberkati atas panggilan mereka untuk melayani Tuhan dan sesama.

Setelah mengadakan retret kami mengawali program pre Conference sebagai Volunteer Works selama 3 hari. Dengan peserta lebih dari 300 orang dari berbagai macam negara kami di bagi-bagi untuk melayani di :
1. House of Angel = Untuk anak2 korea yang tidak di inginkan oleh para orang tuanya dan beberapa dari mereka ada juga yg cacat mental, namun rata2 dari mereka menunggu uluran tangan dari para orang tua yang mau mengadopsi mereka. Sungguh mereka sangat lah lucu-lucu seperti para bidadari kecil ^_^
teringat ucapan Mother Theresa dari Kalkuta "Jika kalian tidak menginginkan mereka,berikan kepada ku,mereka sangatlah berharga!!"
2. House of Salvation = Untuk mereka yang terbuang dari masyarakat dan mendekati usia senja,saya melayani di sini selama 3 hari kesulitan yang saya hadapi hanyalah soal bahasa,namun ada satu bahasa yang melingkupi semua bahasa yaitu "bahasa kasih" dan sungguh seperti pantekosta baru,setiap harinya kami selalu bersenda gurau dengan para orang tua disana layaknya kami mengerti bahasa satu sama lain. Saya sungguh sangat2 merasa terberkati berada di tengah-tengah mereka.
3. House of Joy = Untuk mereka mengalami keterbelakangan mental(mentally disabled), Satu hal yang saya dengar dari teman2 saya yg melayani disana..."banyak sukacita"!! mereka sungguh-sungguh sangat sederhana sekali dalam berfikir. Dan satu hal yg selalu mereka ingin bagikan bagi orang lain yaitu SUKACITA ^_^
4. Hospital = ini adalah satu2nya fasilitas yang terbuka selama 24 jam disana dan sangat2 sibuk sekali. Namun hal yg paling mengagumkan adalah walaupun mereka tidak memungut bayaran sepeserpun dari 10 tahun yg lalu sampai hari ini Rumah Sakit ini tidak pernah tutup dan juga kekurangan dana. Tuhan sungguh-sungguh memenuhi semua kebutuhan mereka.

Dilanjutakan dengan 3 hari Conference dengan peserta lebih dari 6000 orang(rata2 orang korea semua he he he...) dari 21 negara. 8 Uskup dari negara2 berbeda, dan 50 Pastor juga dari negara2 berbeda!! Misa harian dibawakan dalam bahasa english dan di terjemahkan kedalam bahasa korea dan Chinese. Namun pengumuman tetap dalam bahasa korea ...wha ha ha ha sampe mabok dengerinnya!
Banyak Sukacita disini terutama banyak teman2 baru dan semangat baru untuk terus melayani Tuhan dan sesama.

Sungguh dengan saling membagikan cerita saya lebih lagi memahami bahwa sungguh kita sangat membutuhkan Tuhan Yesus dalam hidup kita, dan kalau bukan kita siapa lagi yang memperkenalkan Tuhan Yesus bagi sahabat-sahabat kita. Tahukah kalian bahwa lebih dari 75% orang pergi gereja karena ajakan sahabat.
kita adalah sahabat-sahabat yang sangat dikasihi Kristus, dan Dia mengajak kita para sahabat-sahabatNYA untuk mengasihi Bapa di surga dan sesama kita di bumi.
bukan kah itu adalah ajakan yang sangat istimewa bagi hidup kita ?!!!

Melihat mereka yang terbuang kembali merasakan kasih Tuhan melalui sahabat-sahabat di KKottongnae, hati ini sungguh tergerak!
Tidak terbayang rasanya kalau saya yang berada di posisi yang terbuang dan tiba-tiba ada orang-orang yang dengan murah hati dan sangat mengasihi saya membawa saya ketempat yang teduh, membersihkan saya, memberi saya makan dan terlebih lagi memberi kasih yang sama sekali tidak menuntut balasan.
dan orang2 itu adalah sahabat-sahabat Kristus.

Mari kembali menjadi sahabat-sahabat Kristus dan melayani sesama kita yang membutuhkan uluran tangan Kristus melalui tangan kita.